Sabtu, 08 Februari 2014

Tak perlu khawatir

Hai! Rasanya sudah sangat lama aku tak menulis lagi seperti ini, di tengah malam seperti ini, kau pasti sudah terlelap. Dengan lesung pipimu yang sangat dalam, kau pasti sangat tampan saat tertidur. Hahaha sudahlah. Terimakasih atas semua keindahan mu. Kau indah sekali, walau hanya di awal. Terimakasih atas kepedulian mu selama ini, aku sangat menghargai itu. Aku tau selama ini aku hanya mengganggumu saja, mengusik hidupmu yang dipenuhi dengan kesibukan yang sangat padat. Aku tau itu, aku menyita waktumu. Aku mencari perhatianmu. Ya, aku cuma seorang wanita yang cupu. Yang tak bisa menjenguk mu saat kamu sedang sakit, yang tak bisa mengerti betapa sibuknya kamu, yang hanya bisa meminta waktumu untukku, yang hanya bisa menuntutmu untuk ada untukku. Aku hanya bisa menunggu jawaban atas semua pertanyaanku. Mengapa kamu selalu ada di doaku? Mengapa kamu selalu ada difikiranku? Sampai suata saat aku menemukan jawabannya. Ternyata aku mencintaimu:) ya aku mecintaimu. Aku merasa sangat tersiksa ketika kamu melupakan aku. Ketika kamu terlalu sibuk dengan urusanmu. Ketika kamu tak menghargai ucapanku. Sekarang kamu tak perlu khawatir, aku tak akan mengusikmu lagi, kamu bisa melakukan semua kesibukanmu tanpa ada yang mengganggu, kamu bisa bersenang-senang sesukamu, tenang saja. Aku tak akan bercerita panjang lagi seperti dulu, tak akan mengirim audio message, tak akan menanyakan kabarmu terus menerus, ataupun mengirim kata-kata yang tak penting. Tapi satu hal, aku akan selalu mendoakanmu. Maaf  jika selama ini aku menjengkelkan, atau mengganggumu terus. Terimakasih banyak, hiduplah bahagia tanpa aku.