Senin, 04 Desember 2017

Sebuah kisah

Ini adalah sebuah kisah,
Dimana seorang perempuan jatuh cinta-lagi kepada seorang laki-laki yang pernah singgah sebelumnya.
Bagaimana tidak?
Laki-laki itu selalu membawa nya kembali kepada rasa yang pernah ada,
dia mengajaknya kembali pada rasa bahagia lagi dan lagi.

Perempuan itu hanya bisa merasakan bahwa ada pancaran cinta darinya.
Ia dibutakan, oleh cinta yang ia punya... oleh perasaan yang ia jaga.

Mereka hanya menjalin hubungan, yang mengalir begitu saja.
Menyelam begitu dalam terhadap perasaan,
Tanpa ada ikatan, tanpa ada janji yang terucap.
"Tak apa" kata perempuan itu.
"Selama kamu bisa menjaga hatimu untukku, seperti aku yang selalu menjaga hatiku untukmu"
Sebesar itu harapnya,
Sedalam itu perasaannya.
Tak masalah baginya, selama ada cinta di antara mereka.

Mungkin perempuan itu terlalu percaya diri bahwa laki-laki itu mencintainya.
Semakin lama, perempuan itu terjatuh semakin dalam.
Kemudian ia menemukan, perempuan lain yang juga sedang menanti, berharap akan hati laki-laki itu jatuh terhadapnya.
Ia hanya bisa mematung dan membisu.
Berharap bahwa perempuan lain yang menunggu laki-laki itu, tidak mendapatkan tempat seperti yang ia dapatkan.

Namun perempuan itu tetap menundukkan hatinya, merasa tak berdaya.
Takut akan kenyataan bahwa laki-laki itu lebih memandang perempuan lain.
Ia berpikir untuk menyerah. Kembali ke luar dari hati laki-laki itu.

Tapi ia mecari.. Kembali menggali perasaan terdalamnya. Dan yang ia temukan hanya nama laki-laki itu.
Dan akhirnya perempuan itu kembali tegak.
Tak peduli berapa banyak perempuan lain yang mengharapkan laki-laki itu. Ia tetap teguh dengan hatinya.
Karena perempuan itu percaya, selalu ada harapan walau setitik.




Refani Saffanah,
Bandung, 04 Desember 2017.