Aku langsung menoleh kepada Lia "bosen? kenapa?" Lia menatapku dan hampir menangis "kamu itu terlalu cuek sama aku, kamu lebih mentingin sandra daripada aku. Aku ga suka kalo kamu gini terus, aku udah coba maklumin kamu ga. Aku tau, kamu sayang sama sandra. Tapi kamu jangan lupa dengan kehadiran aku disini dong ga" Lia menangis tersedu-sedu, sungguh aku tak tega melihat Lia menangis seperti itu, tapi memang benar aku dekat dengan sandra, bahkan sangat dekat "Lia, maafin aku kalo aku terlalu cuek sama kamu" aku memeluk Lia dan mengelus-ngelus rambutnya yang terurai, tapi Lia melepaskan pelukanku "coba bayangin sama kamu ga, tiap hari sandra makan bareng sama kamu, sedangkan aku? Kamu makan bareng sama aku aja baru kali ini, kamu lebih banyak waktu sama sandra daripada aku, badahal kad kita pacarad uda sebulad lebih. Aku bedci saba sadra" ups, kenapa suara lia jadi gitu? "tapi lia......." "Uda la ga, aku cabe saba kabu. kida pudus" lalu Lia pergi meninggalakan ku.
***
Aku meninggalkan Yoga, aku tak kuat, aku menangis dipojokan jalan. Jahat sekali Yoga, dia membiarkan ku pergi. Apa Yoga sudah merelakanku dari awal? Apa Yoga sudah terlalu sayang pada Sandra? Aaarrrrggggh aku frustasi! Aku menyimpan topi di depanku dan terus menangis.
Sungguh tadi itu sangat memalukan! mengapa aku harus menangis? dan sialnya lagi mengapa suaraku menjadi seperti itu? Aaaaah aku malu sekali.
Sekarang dan seterusnya, ga akan ada lagi yang mengingatkanku makan, yang memanggil ku dengan sebutan sayang, aku merasa kehilangan. Ah tapi yasudah lah, ini jalan yang aku pilih biarkan saja yoga dengan sandra.
Criing lamunan ku terpecahkan oleh suara itu, aku membuka mata, suara apa itu? seperti suara uang yang terjatuh. Aku melihat ke topi yang tergeletak begitu saja didepanku. UANG! Sial, siapa yang memberiku uang? Dia pikir aku ini pengemis apa?! Arrrrggggh menyebalkan sekali hari ini, aku mengambil topi itu dan menyimpan uang receh tadi di saku celanaku. Aku pun meninggalkan tempat tadi.
***
Apa ini semua salahku? Apa aku terlalu cuek sama Lia?
Memang sih, semua yang dikatakan Lia benar. Aku memang dekat dengan sandra, bahkan sangat dekat. Jelas aku lebih banyak waktu dengan sandra daripada dengan Lia, karena sandra tinggal satu rumah denganku bahkan aku tidur sekamar dengan sandra.
Lia membuatku BINGUNG bahkan SANGAT BINGUNG.
Apa Lia sudah gila? Sandra adalah KUCING kesayanganku, jadi Lia itu cemburu pada seekor KUCING! aku ulangi, lia cemburu pada sandra! KUCING peliharaanku, KUCING! bayangkan hanya karena seekor KUCING!
Jelas lah, aku lebih banyak waktu dengan sandra, karena dia adalah KUCING peliharaanku. Aku ini sangat menggemari KUCING, sedangkan lia sangat membenci KUCING. Mungkin karena KUCING lebih dekat dengan aku daripada kedekatan Lia denganku.
Arrrrggggghhh! Lia ini memang gila, atau kenapasih? Lia membuatku gila!
Aku menggaruk-garuk kepala karena dibuat gila oleh Lia dan KUCING.
Sudah lah aku mau tidur saja dan melupakan semua tentang lia!
*bersambuuuuuuuung
Halooo pembaca setiakuuuuuu... Apa kabar semuanyaaa? Refa harap kalian semua baik-baik aja yaaa.
Bagaimana ceritanyaa? Ga nyambung ya? Hehehehe maafkan yaaa kalo ga nyambuung.. Aku kan masih belajar hehehe ^^v
Tidak ada komentar:
Posting Komentar