Namaku Serly Meitasari, aku sekolah di SMA Century International dan hari ini aku datang terlambat lagi, dengan tergesa-gesa, aku berjalan melewati lorong-lorong sekolah. Mang Encok sudah bosan melihatku terlambat, mungkin sudah berbelas-belas kali aku datang terlambat.
Oh iya kalian harus tau kenapa penjaga sekolah dipanggin Mang Encok, sebenernya sih nama aslinya adalah Eko kondaktor. Oke aku bakal ceritain kejadiannya.
Dulu, waktu aku masih mos aku ngeliat mang encok lagi ngepel terus tiba-tiba aja ada yang ngejailin mang encok dengan seekor tikus. Mang encok kaget dan dia langsung lari ke depan sambil meloncat-loncat dengan posisi tangan di atas berbentuk love terus nabrak ember dan jatuh, aku melihat nya bagaikan lelaki yang sedang menari balet karena diakhiri dengan split. Aku terpana melihat mang encok yang sudah berusia kira-kira 60 tahun melaukan split! Setelah itu ternyata mang Eko itu encok sampai sekarang. Jadilah dipanggil Mang Encok.
Saat masuk kelas, semua mata tertuju kepadaku mereka semua sudah tak heran jika aku datang terlambat.
Untung saja Pak Sutisno sedang tidak mengajar karena isterinya sedang melahirkan anak ke 5 nya, bayangkan anak ke 5! Mungkin mereka sering sekali berhubungan.................... ups hihihi sudahlah
Seperti biasa aku duduk di paling depan, karena aku anak rajin ;) bukan bukan, aku duduk di depan karena mataku sudah rusak sekali. Aku memakai kacamata sejak aku memasuki umur 8 tahun, semua keluargaku memakai kacamata, ayahku, ibuku, bahkan adikku yang masih kelas 3 SD sudah memakai kacamata.
Aku duduk bersama Meta, dia sahabatku sejak masuk SMA Century International ini. Seperti biasa kelas X-1 ini memang ricuh sekali jika tidak ada guru yang mengajar, walaupun mereka semua jail tapi X-1 ini termasuk kelas unggulan.
Bel istirahat pun berdering, 3 jam pelajaran tidak ada guru satupun yang datang ke kelas kami.
"Ta, jajan yuk laper nih"
"Ga ah, gue mau belajar aja kan hari ini ada ulangan sejarah Ser"
"Aduh taa, tenang aja kali paling si ibu nya ga ada, udah ayo anterin gue ke kantin deh bentaar aja"
"iya deh ayo"
Aku dan Meta berjalan menuju kantin, tiba-tiba saja seseorang menabrak ku dari belakang dengan sangat keras "Eh sorry sorry" ucap cowo sialan itu dan kembali berlari. "Aw idih pergi lagi bukannya nolingin dulu atau apa kek, nyebelin banget sih" Aku tak sempat melihat wajahnya karena dia bergerak cepat sekali, bak atlit lari yang terjatuh lalu bangkit kembali untuk melanjutkan larinya.
"Lo ga apa-apa kan Ser?"
"Ga apa-apa kok ta, siapa sih tuh cowo? Maen pergi aja"
"Lo ga tau ser? Dia kan anak basket, namanya Andre"
"Ooh.. Gatau tuh gue ga sempet liat mukanya"
Aku dan Meta memesan Bakso dan Juice, saat aku sedang meminum juice tiba-tiba saja ada seorang cowo yang duduk di sebelahku dan mengulurkan tangannya "maaf ya, tadi gue lagi main kejar-kejaran jadi ga sengaja nabrak lo" aku menyambut tangannya "oh iya gapapa kali" dia ANDRE? God Andre ganteng banget! sumpah ganteng banget, aku melihatnya bagaikan melihat malaikat maut! Eh kok aduuh ya ampun saking gantengnya diaa, maksud ku, aku bagaikan melihat Siwon yang super ganteng sampai-sampai air liurku hampir keluar!
Bersambuuuunggggg.... Huahahaha ga tau nih kedepannya bisa ngelanjutin apa kaga.. ah gatau deh hehehehe maaf kalo bikin kalian pusing atau ga ngerti yaaa hehehe ^^v
Thanks before udah baca ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar